Jalan Rusak di Kampar Riau, Ekonomi Rakyat Terdampak, Pemerintah Tutup Mata?

Jalan Rusak di Kampar Riau, Ekonomi Rakyat Terdampak, Pemerintah Tutup Mata?
Foto: Salahsatu Mobil Terbalik Saat Melintasi Jalan Berlumpur

KAMPAR - Akses jalan penghubung antara Lipatkain - Lubuk Agung Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau mengalami kerusakan dan perlu perhatian khusus oleh Pemerintah.

Hal itulah yang diungkapkan oleh salahsatu pemuda setempat, Redo Antoni Sandra, SE.

Ia mengatakan akses jalan yang menghubungkan kedua wilayah itu sangat rusak ketika musim penghujan datang. Dampaknya, kata dia, menyebabkan jalan itu berlumpur dan membuat jalan sulit dilewati oleh kandaraan.

Menurutnya, dampak akses yang sulit untuk dilewati juga berpengaruh pada sistem perekonomian masyarakat setempat, sebab masyarakat cukup sulit untuk memasarkan hasil kebun miliknya.

"Kalau hujan lebat jalan dipastikan akan hancur. Perekonomian masyarakat tidak berjalan. Mayoritas penghasilan masyarakat di sini ada karet dan sawit, " beber Redo, Sabtu 16 Januari 2021.

fFoto: Kendaraan Pengangkut Hasil Perkebunan Melintasi Jalan yang Rusak.

Ia mengatakan bahwa akses jalan tersebut juga membuat sejumlah Desa sulit untuk dilalui, baik roda dua maupun roda empat, sehingga pengguna jalan harus lebih exstra untuk melintasi jalan yang penuh dengan lumpur.

"Ada sejumlah Desa yang sulit dilalui, yakni Desa Tanjung Harapan (Lubuk payung), Desa Tanjung mas, Desa Sungai Raja, Desa Sungai Rambai, Desa Lubuk Agung, Desa Muara Selaya dan Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Dan seterusnya Desa Kampar Kiri Hulu yang menghubungkan Desa Deras Tajak, Desa Tanjung Karang, Desa Batu Sasak, Desa Kebun Tinggi dan Tanjung Permai, " katanya.

Aktivis yang kerap menyuarakan aspirasi masyarakat ini juga menjelaskan bahwa sejauh ini warga turut berjibaku untuk memperbaiki jalan yang rusak di titik yang parah, tak jarang, kendaraan pengangkut hasil perkebunan kerap terbalik saat melewati jalan tersebut.

"Untuk 1 bulan ini masyarakat memperbaiki jalan dengan swadaya mereka sendiri, namun hingga saat ini pemerintah belum memberikan solusi terkait hal tersebut. Kita juga berharap agar hal ini menjadi cacatan penting untuk pemerintah dalam membangun infrastuktur yang layak untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar, " pintanya.**

RIAU KAMPAR
Yudha Pratama

Yudha Pratama

Previous Article

Patuhi 3 M, 154 Santri Kelas 5 Ikuti KIM...

Next Article

Terkait Dana Hibah KONI 2019, Kadis Perbudpora...

Related Posts

Peringkat

Profle

Satria Ferry Sonarya verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 56

Postingan Tahun ini: 512

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 51

Postingan Tahun ini: 156

Registered: Feb 19, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 44

Postingan Tahun ini: 249

Registered: Sep 22, 2020

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 27

Postingan Tahun ini: 182

Registered: Oct 22, 2020

Profle

Suhardi

Dahulukan Kepentingan Masyarakat Erman-Marfendi Tolak Mobil Dinas Baru
Gelar Aksi Demo di PLTA, Meski Tidak Diakui Oleh Depati 4 Alam Kerinci, Ujung Kerajaan Pagaruyung Ngotot Campur Urusan Adat 
Cuaca Ekstrim, BPBD Luwu Timur Himbau Warga Waspada
PLN Rayon Timur Palangka Raya Putus Jaringan Listrik Warga Seperti Debt Collector

Follow Us

Recommended Posts

Beroperasinya PT MAS Perkebunan Sawit Di Bengkalis Berdampak Air Sungai Keruh Warga Dirugikan
Karhutla Membara, Kapolda dan Istri Kembali Padamkan Karhutla di Kelemantan Bengkalis
Berikut Nama-Nama Pejabat yang Dilantik Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto
Hari Ini, Hotspot Di Kabupaten Bengkalis Nihil Tim Gabungan Masih Berupaya Padamkan Api 11 Lokasi
Kapolda Riau dan Istri Ikut Padamkan Api Di Tanjung Kapal-Rupat, Hendra Gunawan: Beliau Tak Segan Membaur Berikan Motivasi